Beranda Religi Kondisi Bangunan Gereja Katolik CINGCOLENG di Lamba Leda Memperihatinkan

Kondisi Bangunan Gereja Katolik CINGCOLENG di Lamba Leda Memperihatinkan

71
0
BORONG, RANAKA-NEWS.Com- Kondisi Bangunan Gereja Katolik Cingcoleng Desa Tengku Leda, Kecamatan Lamba Leda, Kabupaten Manggarai Timur Sangat Memperihatinkan.
Betapa tidak, bangunan yang dibangun pada tahun 1992 itu telah mengalami kerusakan berat pada bagian atap sudah bolong, dinding bangunan gereja, Namun tiap hari Minggu, umat tetap datang dan melaksanakan ibadah sebagaimana biasa.
Ketua wilayah gereja cingcoleng, Theodorus mengatakan seperti inilah kondisi bangunan Gereja Katolik cingcoleng, tidak diperhatikan.
“Saya kira rekan-rekan wartawan sudah melihat secara langsung kondisi bangunan gereja yang sebenarnya” ungkap theodorus kepada wartawan media ini dilokasi pada selasa, (8/6/2021) siang.
“Gereja Katolik Congcoleng ini dibagun pada tahun 1992, waktu itu Pastor Pastor Paroki St. Yusuf Benteng Jawa Rm. Lauresius Sopang, setelah Romo Lauresius Sopang pindah dari Paroki St. Yusuf Benteng jawa Gereja Katolik Cingcoleng ini mulai tidak diperhatikan” ungkap Theodorus dengan berlinang air mata yang jatuh ketanah.
Lebih lanjut Theodorus menjelaskan setelah setelah dibangunya gereja ini pada tahun 1992, tempat ini dijadilan tempat pariwisata kerohanian. Tempat ini banyak dikunjungi wisatawan lokal setiap hari.
“Pak lihat sekarang kondisi bangunan gereja katoliknya kandang babi jauh lebih baik dari pada bangun gereja, kalau hujan atapnya bocor” kata Theodorus.
“Kami hanya bisa bantu pasir untuk rehap dinding tembok gereja, tapi kami tidak punya uang untuk beli semen, paku, cat tembok, besi beton, sing, triplex dll” terang Theodorus.
“Kami mengharapkan bantuan bantuan rehap gereja katolik cingcoleng ini dari pemerintah baik pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah daerah, pemeeintah Desa dan donatur-donatur yang mau menyumbangkan uangnya untuk rehap gereja katolik Cingcoleng ini” pinta Theodorus.
Pantauan awak media ini dilokasi terlihat kondisi bangun gereja yang dibangun pada tahun 1992 silam itu sangat memperihatinkan, atap bangun bolong, dinding tembok pecah, balok atap bangunan lapuk, plafon bangunan rusak.(Yustinus Darmoyuwono/RN)