Beranda Daerah Didampingi Kapolres Sumba Barat, AM dan Keluarga Memohon Maaf Atas Beredarnya Video...

Didampingi Kapolres Sumba Barat, AM dan Keluarga Memohon Maaf Atas Beredarnya Video Penistaan ​​Paus Fransiskus

22
0
WAIKABUBAK, RANAKA- NEWS.com- Seorang siswa SMA dari salah  satu sekolah yang berada di kota Waikabubak berinisial AM yang memposting video bernuansa negatif dengan melibatkan seorang Tokoh Agama Dunia Paus Fransiskus.
Dalam video berdurasi 21detik tersebut, AM mengedit Tokoh Agama Paus Fransiskus dengan gestur yang tidak wajar beredar di media sosial instagram milik AM yang sempat menjadi viral di Kabupaten Sumba Barat.
Tim Cyber Troops Polres Sumba Barat bersama Unit Tipidter Sat Reskrim Polres Sumba Barat langsung melaksanakan patroli cyber guna mengetahui keberadaan AM. Setelah mengetahui keberadaan AM, Sat Reskrim Polres Sumba Barat langsung segera mengamankan AM di rumahnya dan dibawa ke Polres Sumba Barat untuk proses pemeriksaan lebih lanjut Selasa (08/06/2021).
Hal tersebut dikatakan oleh Kapolres Sumba Barat AKBP FX Irwan Arianto S.I.K,M.H yang didampingi oleh AM bersama orang tuanya saat mengklarifikasi video yang beredar tersebut kepada media ini, Rabu (09/06/2021) di Lobi Mapolres Sumba Barat.
Kapolres AKBP FX Irwan Arianto S.I.K,M.H juga mengimbau “kepada seluruh masyarakat Sumba Barat agar bijak dalam bermedsos dan tidak menyebarkan hoaks,”ungkap Irwan.
Sementara itu, Ngongo Bate orang tua dari AM memberikan klarifikasi serta meminta maaf yang sebesar-besanya kepada umat Khatolik di Waikabubak dan di provinsi NTT pada umumnya atas beredamya video yang dinilai sangat meresahkan bagi kerukunan umat beragama yang diunggah oleh anak saya di media sosial.
“Saya selaku orang tua mengakui kelalain saya dalam mendidik anak saya sehingga terjadi permasalahan seperti saat ini. Saya selaku orang tua akan bertanggung jawab atas perilaku anak saya, jika dikemudian hari kejadian ini diulangi oleh anak saya, saya bersedia menyerahkan kepada proses hukum yang berlaku,” ujar Ngongo Bate.
“Saya juga mengucapkan terimakasih kepada Bapak Kapolres Sumba Barat yang sudah sangat arif dan bijaksana dalam penanganan kasus yang menimpa anak saya, saya selaku orang tua memohon kasus ini bisa diselesaikan secara kekeluargaan. Demikian Surat Pernyataan ini dibuat dengan sebenar-benarnya tanpa ada paksaan tekanan dari pihak manapun, kami membuat surat pernyataan ini dalam keadaan sehat baik jasmani maupun rohani,”  ungkap Ngongo Bate orangtua AM. (YB/T)